♥CINTA NAYLA♥
Nayla adalah gadis yang rajin,baik dan pandai. Nayla selalu mendapat juara 1 disekolahannya maupun di berbagai perlombaan. Dia mempunyai banyak teman dan semua temannya sangat baik kepadanya. Nayla juga gadis yang sangat beruntung karena mempunyai orang tua yang sangat sayang kepadanya, maklum anak tunggal. Meskipun begitu dia tidak manja.
Setiap jam istirahat Nayla sering pergi ke perpustakaan dari pada pergi ke kantin karena dia sangat hobi membaca dan juga senang menabung. Meskipun begitu Nayla belum termasuk gadis yang sempurna karena dalam kehidupan cintanya dia kuranglah beruntung. Dia gadis pendiam dan pemalu namun ternyata Nayla mempunyai rasa cinta yang mendalam pada seseorang. Seseorang tersebut adalah teman sekelasnya yang paling tampan menurutnya, Raymon namanya. Nayla diam-diam mulai tertarik kepada Raymon, namun menurut Nayla itu hanyalah perasaan biasa dan Nayla selalu berusaha untuk menghapus perasaan itu dan melupakannya, tapi semakin Nayla melupakannya malah semakin ingat dan semakin mencintainya.
Ketika Raymon bertanya tentang mata pelajaran kepada Nayla,hati Nayla serasa deg-degan dan gugup dalam menjawabnya. Jessica teman sebangku Nayla heran padanya kenapa Nayla bersikap seperti itu. Nayla mencoba untuk mengalihkan pembicaraan agar Jessica tidak berprasangka yang aneh-aneh padanya.
Setelah Nayla pulang ke rumah, Nayla menulis di buku diarynya kalau dia ternyata benar-benar mencintai Raymon. Sayang, Nayla tidak berani untuk mengungkapkan isi hatinya pada Raymon karena menurut para remaja cewek tidak pantas mengatakan cinta pada cowok lebih dulu sebelum cowok mengatakannya dulu. Nayla selalu sabar menanti moment kapan Raymon mengetahui hal itu dan apakah Raymon menyukai Nayla juga. Nayla sering sekali menulis dibuku diarynya tentang Raymon cowok idamannya itu. Malahan Nayla juga sering bermimpi tentang Raymon.
Esok harinya wajah Nayla tampak begitu cerah dan riang,mungkin karena dia sedang jatuh cinta. Jessica bertanya pada Nayla,”hei sobat kenapa kau sebegitu riangnya hari ini tidak seperti biasanya?”.
“memang aku biasanya gimana Jes?”,Nayla balik tanya.
“kamu biasa saja tu dan tidak secerah dan seriang hari ini, jawab Jessica.
“oh, mungkin hari ini hari bahagia bagiku,”kata Nayla dengan menutupi bahwa dia sedang jatuh cinta.
“emang hari ini hari apa?hari ulang tahunmu ya? Setahuku masih lama lagi deh!”.Jessica yang penasaran.
“ Tidak hari ulang tahunku ku kok, tapi….menurutku ini hari bahagia bagiku,bye…aku masuk dulu ya?” Nayla yang memutuskan pembicaraan.
Jessica yang masih penasaran, dia berkata dalam hatinya,”aneh sekali si Nayla itu, tidak seperti biasanya”.
Saat jam istirahat,seperti biasa Nayla pergi ke perpustakaan disana dia bertemu dengan Raymon yang sedang memilih-milih buku. Nayla kaget yang diikuti rasa deg-degan sehingga bukunya jatuh, Raymon menatap Nayla dengan heran. Nayla malu dan pipinya menjadi merah. “hey, Nay sedang baca apa kau?,” Tanya Raymon.
“a..aku sedang baca novel Ayat-Ayat Cinta.”jawab Nayla sedikit gugup.
“Oh ya, apakah kau sudah menonton filmnya?,”Tanya Raymon. Saat Nay mau menjawab tiba-tiba bel pun berbunyi lalu Raymon pun segera pergi ke kelas, sebelum pergi Raymon berkata,”bye… Nay besok kita sambung lagi?,”. Nay yang masih terlihat gugup pun juga segera masuk ke kelas.
Keesokan harinya, Nayla yang tidak sabar ingin cepat-cepat bertemu dengan Raymon. Namun saat Nayla pergi ke perpustakaan dia tidak bertemu dengan Raymon dan dikelas Raymon juga tidak ada padahal Raymon masuk hari ini, Nayla sangat kecewa namun tidak apa-apa Nayla tetap menunggu Raymon.
Di pinggir lapangan terlihat kalau Jessica dan Raymon sedang asyik berbincang-bincang. Jessica sangat gembira dan Raymon pun begitu. Jessica adalah sahabat Nayla yang periang,baik dan cantik. Akhir-akhir ini Nayla jarang bertemu dengan Jessica, entah kenapa Nayla juga tidak tahu. Setiap jam istirahat Jessica selalu keluar dan entah kemana perginya. Nayla penasaran pada tingkah laku Jessica yang sepertinya menyembunyikan sesuatu darinya.
Di taman sekolah Jessica dan Raymon bertemu lagi dan duduk bersama. Ternyata mereka sudah jadian kira-kira baru satu minggu. Jessica tidak berani mengatakan ini semua pada Nayla entah apa alasannya mungkin dia belum siap atau malu. Nayla yang belum tahu itu, masih terlihat bahagia dia sering melirik pada Raymon dan Raymon pun membalas senyuman namun di lain sisi ternyata Raymon tersenyum pada Jessica yang menoleh pada Raymon, malangnya si Nayla. Setelah kejadian itu Nayla penasaran lalu Nay membuntuti Jessica, ternyata Jessica benar-benar jadian sama Raymon. Hati Nayla terasa lemas dan hancur sekali.
Ketika jam kosong Nayla bertanya pada Jessica,” hai jes, kenapa kau meyembunyikan itu semua dariku, aku kan sahabatmu apa kau sudah tidak peduli tentang itu?”. Jessica menjawab dengan pura-pura tidak mengerti,” Apa maksudmu Nayla?”. “ Jessica! aku tahu semuanya, kenapa kamu tidak bilang kalau kamu sudah jadian sama Raymon?”kata Nayla sedikit membentak.
“Sorry Nay bukan maksudku untuk menyembunyikan itu semua darimu, tapi aku belum siap untuk mengatakannya”.jawab Jessica sedikit takut sama Nay. Lalu Jessica mencoba memberi penjelasan sama Nayla tentang masalah itu dan akhirnya Nayla mengerti namun Dihati Nayla dia sangat patah hati. Nayla mencoba berusaha untuk menghapus perasaan itu dari benaknya demi sahabatnya,namun itu semua tidak semudah membalikkan telapak tangan karena itu butuh waktu.
Berbulan-bulan Nayla masih memendam perasaan itu dari Jessica karena Nay takut kalau seandainya Jessica tahu tentang perasaannya terhadap Raymon maka persahabatannya akan hancur hanya gara-gara cowok. Jessica yang mulai curhat pada Nayla tentang Raymon dan kelebihannya dengan wajah gembira dengan berat pun Nayla mencoba ikut gembira mendengarnya. Nayla memang gadis yang kuat.
Setelah dua tahun, Nay baru sedikit bisa membuka hati untuk orang lain namun dihati yang paling dalam dia masih mencintai Raymon. Sekarang Nay mulai sedikit tertarik dengan kakak kelasnya, dia adalah kakak dari teman Nayla. Nay mencoba untuk mengenalnya ,namun sulit bagi Nay untuk mendekati cowok. Sebelum Nay mengenal jauh, Jessica sudah mengenalnya lebih dulu, lagi-lagi teman Nay itu selalu mendahuluinya. Nay sebenarnya sangat iri pada Jessica kenapa dia begitu mudah dalam soal cinta, emang si? Jessica sangat cantik dengan rambut lurus terurai panjang. Dan tidak disangka ternyata si Jessica sudah putus sama Raymon dua minggu lalu sebelum Raymon pindah sekolah, dan Nayla juga tidak tahu tentang hal itu. Bagaimana bisa Jessica menyembunyikan itu semua dari Nay padahal Nayla itu sahabatnya sudah lebih dari tiga tahun dan dengan cepatnya Jessica sudah mendapat pengganti dari Raymon yaitu Ridho kakak kelas yang mulai baru disukai oleh Nay.
Suatu hari saat pulang sekolah Nay bertanya pada Jessica ,”Jessica kenapa kamu tidak memberitahuku tentang kamu putus sama Raymon?aku itu sahabatmu kenapa kamu tidak curhat sama aku? Apakah kamu tidak percaya lagi padaku?”
“ sorry Nay sebenarnya aku malu mengatakan itu semua sama kamu,aku takut kamu menertawakanku”jawab Jessica meneteskan air mata.
“ mengapa harus malu? Kita adalah sahabat,sedih senang kita rasakan bersama dan aku takkan menertawakanmu apalagi itu kabar yang menyedihkan bagimu.”kata Nayla.
“ Baiklah, kalau begitu aku takkan menyembunyikan apapun darimu lagi .”jawab Jessica. Jessica menceritakan pada Nayla bahwa dia sudah jadian sama Ridho. Sebelum Jessica putus sama Raymon dia sudah mengenal Ridho karena Jessica dan Ridho sering pulang bareng, sebab rumah mereka satu arah sehingga Jessica sudah sangat mengenal Ridho dari pada Nayla dan mungkin karena hal itu Raymon cemburu dan memutuskan Jessica lalu dia pindah sekolah.
Ketika malam minggu Jessica ke rumah Nayla untuk mengajak Nayla pergi merayakan kalau Jessica dan Ridho sudah jadian. Saat dirumah Nayla ternyata Nayla sedang pergi beli sesuatu disuruh ibunya,sehingga Jessica disuruh ibu Nayla untuk menunggunya di kamar Nay. Saat di kamar Nayla, Jessica tidak sengaja menjatuhkan buku diarynya Nay lalu Jessica mengambilnya dan dia membaca buku diary Nay. Jessica terkejut ternyata Nay selama ini sangat mencintai Raymon, Jessica menangis karena dia tidak tahu bahwa sahabatnya sangat mencintai mantan pacarnya. Jessica merasa bersalah pada Nayla karena dia telah merebut cowok yang disukai Nayla. Tiba-tiba Nayla datang dan masuk ke kamarnya dia kaget karena Jessica memegang buku diarynya lalu Jessica memeluk sahabatnya itu dengan menangis dan minta maaf atas perbuatannya itu. “Nay.. maafkan aku, aku tidak tahu kalau kamu sangat mencintai Raymon dan kenapa kamu tidak ngomong sama aku tentang ini semua?”,kata Jessica dengan menangis.
“Jessica ini bukan salahmu kok, aku mengerti perasaanmu tapi jangan salahkan dirimu”,jawab Nayla. “Tapi Nay…”.kata Jessica lalu di putus Nayla,”Ssst…sudah jangan bahas itu lagi, aku sudah tidak apa-apa kok”,kata Nay mencoba meyakinkan Jessica bahwa dia tidak apa-apa. Namun dalam hatinya masih tersimpan rasa cintanya pada Raymon.
Setelah Jessica tahu semua tentang Nayla, dia dan Ridho mencoba mencari alamat Raymon namun sayang Raymon ternyata pindah sekolah ke luar negeri. Jessica kecewa dengan kabar itu karena dia tidak bisa membantu Nayla untuk bertemu lagi dengan Raymon. Nayla menghibur Jessica karena dia sudah tidak apa-apa dan Nayla berkata bahwa jodoh itu sudah di tentukan oleh Tuhan. Nayla yang malang itu mencoba untuk melupakan semuanya karena cinta bukan segala-galanya dan dia masih punya masa depan yang sangat indah.
